Laporan Hasil Observasi Tanaman Kelengkeng
Kelengkeng atau Dimocarpus logan merupakan jenis tanaman buah-buahan yang berasal dari wilayah Asia. Buah kecil berbentuk bulat ini masih satu famili dengan rambutan dan leci. Tanaman kelengkeng dapat tumbuh dengan baik di daerah panas. Tingginya dapat mencapai sepuluh meter dengan diameter batang satu meter. Kelengkeng cukup disukai masyarakat di Indonesia karena rasanya enak, manis dan menyegarkan.
Tanaman kelengkeng memiliki batang kayu berbentuk bulat dengan percabangan yang banyak. Batang tanaman ini keras dan permukaannya kasar. Selain itu, tanaman kelengkeng juga memiliki kanopi yang rimbun menyeruai payung dan daun-daunnya bertipe majemuk. Jenis akar pada tanaman kelengkeng adalah akar tunggang dengan akar samping yang berjumlah banyak, panjang, dan kuat. Bijinya berbentuk bulat yang terdiri dari dua keping dan dilapisi kulit berwarna hitam. Daging bijinya sendiri berwarna putih, mengandung karbohidrat, dan sedikit minyak saponin. Bunga tanaman kelengkeng adalah bunga majemuk yang berwarna coklat kekuningan dengan ukuran yang relatif kecil. Perbungaan tanaman kelengkeng biasanya terdapat di ujung yang berbentuk menyerupai payung dengan mahkota bunga lima helai. Tanaman kelengkeng berbunga setahun sekali dan buahnya dapat dipanen setelah empat bulan bunga mekar.
Buah kelengkeng berbentuk bulat sampai lonjong dengan kulit buah yang tipis. Buah ini bergerombol pada malainya. Kulit buahnya hijau ketika masih muda dan akan berubah menjadi coklat ketika sudah matang. Permukaan kulitnya terasa kasar dan berbintil. Daging buahnya berwarna putih bening dan berair. Rasanya sangat manis dengan aroma harum yang khas.
Buah kelengkeng sangat baik dikonsumsi oleh orang-orang yang sedang dalam pemulihan stamina sehabis sakit karena dapat memperkuat limpa, meningkatkan produksi darah merah, menambah nafsu makan dan menambah tenaga. Buah kelengkeng bermanfaat pula untuk menyehatkan usus dan memperbaiki proses penyerapan makanan, melancarkan buang air kecil, mengatasi cacingan, menyehatkan mata, serta mengobati keputihan dan hernia. Buah kelengkeng memberikan efek penenang dan berkhasiat mengatasi gelisah, susah tidur serta sulit berkonsentrasi. Selain itu, mengonsumsi buah kelengkeng juga bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka luar. Disamping buahnya, kayu tanaman kelengkeng juga sering dimanfaatkan untuk konstruksi ringan rumah dan bahan perkakas. Orang Cina sering menggunakan biji, buah, daun dan bunga kelengkeng sebagai ramuan obat tradisional.
Struktur Teks
1. Definisi umum -> Paragraf 1
2. Deskripsi bagian -> Paragraf 2, 3
3. Deskripsi Manfaat -> Paragraf 4
0 Comments