Kisah Hidup Bujang
Judul : Pulang
Penulis : Tere Liye
Editor :
Triana Rahmawati
Penerbit : Republika Penerbit
Kota
terbit : Jakarta
Tahun terbit :
November 2015 cetakan VIII
Tebal buku : + 400 hal. ; 13.5 x 20.5 cm
Kini, Tere Liye menghadirkan novel dengan tema genre yang berbeda tinimbang novel-novel sebelumnya. Tema yang dihadirkan adalah perjalanan Bujang mengarungi kehidupan melewati satu pertarungan ke pertarungan berikutnya demi memeluk erat kesedihan dan kebencian lantas menuju ujung yakni pulang ke hakikat kehidupan.
Novel ini dimulai dengan ketegangan. Dibuka dengan adegan pertarungan sang tokoh utama (Bujang) melawan babi hutan raksasa. Ia ikut serta bersama pemburu babi hutan pimpinan Tauke Muda. Di tengah hutan gelap mereka dihadang sang raja babi. Semua terdesak. Bujang tampil amat hebat. Mengalahkan sang monster. Sejak pergulatan itu, Bujang tidak lagi memilki rasa takut.
Pada bab-bab berikutnya, mulailah dikenalkan secara lebih mendalam tokoh Bujang beserta orang terdekatnya, bapaknya bernama Samad. Ia yang lumpuh itu merupakan tukang pukul nomor satu Keluarga Tong. Mamaknya bernama Midah, ia merupakan putri dari Tuanku Imam, pemuka agama di Pulau Sumatra. Pernikahan kedua insan dari latar belakang berbeda itu menyebabkan mereka harus terusir dari kampung, lantas menetap di Talang Kawasan Bukit Barisan, Sumatra.
Hingga di satu titik, setelah keluarga Tong telah berkembang pesat, bau pengkhianat mulai tercium. Di sanalah rasa takut Bujang mulai tergoyah. Bujang merasa lalai pada dirinya sendiri. Bahwa pengkhianat itu ternyata berada di sekitar Bujang, menjadi bagian dari keluarga besarnya yaitu Basyir. Dan pada akhirnya, Bujang pulang ke jalan Tuhan namun tetap mengembangkan shadow economy juga menjadi Tauke Besar.
Novel ini sangat menarik bagi para pecinta novel genre action. Novel ini mengangkat tema tentang shadow economy dan tentang agama. Yang lebih menarik adalah, alur cerita yang tidak berbelit dan jelas membuat pembaca penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya. Novel ini juga memiliki kekurangan yaitu beberapa kalimatnya sulit untuk dipahami dan harus mengulang membaca kalimat tersebut. Karena novel ini ber-genre action, terdapat sedikit unsur kekerasan. Jadi tidak cocok bagi anak di bawah umur.
0 Comments