Zaman sekarang, merokok merupakan hal yang sudah tidak asing lagi. Tidak hanya orang dewasa, tetapi pelajar pun sudah banyak yang merokok. Terlebih lagi di kalangan pelajar SMP dan SMA. Banyak di antara mereka yang rela menghabiskan uangnya untuk membeli rokok. Keadaan ini menjadi hal yang sangat memprihatinkan karena tentunya merokok di kalangan pelajar dapat membawa dampak dan pengaruh bagi dirinya sendiri atau pun lingkungannya.
Ada beberapa faktor yang yang menyebabkan rokok menyebar luas di kalangan pelajar. Faktor tersebut antara lain, faktor coba-coba, faktor lingkungan sosial, faktor psikologis, pengaruh teman, pengaruh iklan, depresi atau stress. Merokok dapat memberikan dampak negatif bagi penggunanya. Salah satunya, dapat menimbulkan penyakit dan perubahan fisik pada diri perokok karena di dalam rokok terdapat zat-zat yang berbahaya. Menurut pendapat ahli hasil studi yang dipimpin oleh Dr. Anne Coleman, profesor ophthalmology dari Jules Stein Eye Institute, University of California, Los Angeles (UCLA) yang dipublikasikan dalam American Journal of Ophthalmology pada tahun 1995, merokok dapat menyebabkan penyakit AMD. Penyakit AMD adalah penyakit yang menyebabkan penglihatan buyar dan gelap hingga akhirnya kemampuan membaca, menyetir dan mengenali orang menjadi berkurang bahkan hilang. Penyakit yang menyerang bagian makula (inti retina) ini sangat progresif dan menurunkan kualitas hidup.
Masih banyak dampak negatif dari merokok, beberapa diantaranya adalah dapat terkena kanker paru-paru, dapat terkena stroke, menurunnya kemampuan darah untuk membawa oksigen, terlihat lebih tua sari usia sebenarnya, terganggunya pernapasan, sulit sembuh saat sakit, napas menjadi bau, gigi menguning, menurunnya fungsi kerja otak, terjerumus dalam dunia terlarang, dan adanya pemborosan keuangan, serta yang paling parah dapat menyebabkan kematian. Merokok juga menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar karena asap rokok membuat orang di sekitarnya terserang penyakit dan bisa membunuh siapa pun.
Tidak hanya dampak negatif, ternyata rokok juga mempunyai dampak positif. Menurut penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa University of Central Florida, suatu hari nanti rokok dapat menjadi alternatif penyembuhan penyakit TBC yang susah diobati karena nikotin yang terdapat dalam rokok dapat menghentikan pertumbuhan kuman TBC. Data penelitian lain oleh peneliti dari National Cancer Institute, rokok dapat mencegah penyakit kanker payudara. Bagi perokok yang adiktif, rokok dapat menghilangkan stress, sebagai sumber inspirasi, membuat lebih percaya diri, dan lain sebagainya.
Secara umum, saya setuju bahwa merokok tidak baik dan berbahaya bagi kesehatan. Rokok merupakan suatu hal yang harus dihindari dan dijauhi karena mempunyai banyak dampak negatif daripada dampak positif. Kesehatan adalah hal yang paling utama. Maka dari itu peran orang tua dan guru sangat penting untuk memberi pengarahan pada anak atau muridnya tentang bahaya merokok.
Struktur Teks
1. Evaluasi -> Paragraf 1
2. Deskripsi teks -> Paragraf 2, 3, 4
3. Penegasan ulang -> Paragraf 5
0 Comments