Menyusun Teks Eksemplum Berdasarkan Berita
Sumber Bahan/ Berita:
Sopir Taksi Ngamuk ke Bule, This is Indonesia You Know?
Liputan6.com, Jakarta - Video
seorang sopir dari salah satu taksi konvesional marah-marah ke bule, viral di
dunia maya. Pasalnya, sopir berbaju biru tersebut geram dengan seorang pria
asing yang menabrak mobilnya. Dalam rekaman tersebut diketahui bahwa mobil bule
itu menabrak bagian depan taksi sehingga menyebabkan kerusakan yang cukup
parah.
Video yang pertama kali
diunggah oleh Adjie Maharani pada 24 Agustus 2017 ini direkam oleh
saudaranya Lutfi yang pada saat itu sedang bekerja menjadi pengemudi ojek
online.
Pria asing tersebut
diketahui berasal dari kedutaan besar, karena memakai mobil berpelat nomor CD
18 142. Pria itu terus dimarahi oleh si supir dengan bahasa campuran, yaitu
bahasa indonesia dan asing.
"Semena-mena lo,
berangkat aja. Ini Indonesia, you know? Bukan Amerika, no England, no USA. This
one Indonesia, no England no USA, you know?" teriak sopir itu.
Sementara pria asing itu
sendiri malah terlihat sibuk menelepon dan kebingungan menghadapi amukan sopir
taksi itu dengan yang sedang terjadi.
Dari rekaman tersebut
terlihat bahwa bemper depan taksi itu kerusakannya cukup parah. Belum diketahui
akhir dari insiden tersebut.
Teks Eksemplum:
Kemalangan
Sopir Taksi
Eko adalah seorang sopir taksi yang bekerja di kawasan Jakarta Selatan. Sudah tiga tahun dirinya bekerja sebagai seorang sopir taksi. Eko bekerja setiap hari dari pagi hingga petang untuk memenuhi kebutuhan istri dan kedua anaknya. Sebelumnya, Eko bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan swasta yang cukup besar. Namun, perusahaan tempatnya bekerja tersebut bangkrut karena banyaknya karyawan yang korupsi.
Pagi itu, seperti biasanya Eko bekerja menelusuri kawasan Jakarta Selatan untuk mencari penumpang. Namun, setelah sekian lama tak ada satu pun penumpang yang menaiki taksinya. Saat hendak kembali menuju tempat biasanya ia beristirahat sekaligus bertemu kawan seprofesinya, tiba-tiba sebuah mobil meluncur di hadapannya dan menabrak taksinya. Saat si pemilik mobil tersebut keluar dari mobil ternyata ia adalah seorang pria asing yang bukan warga negara Indonesia. Mobil yang dikendarai pria asing tersebut menabrak bagian depan taksi Eko sehingga mengakibatkan kerusakan yang cukup parah. Jika dilihat dari pakaiannya pria asing itu sama-sama seorang sopir seperti halnya Eko tetapi mobil yang dikendarainya bernomor polisi CD 19131 yang merupakan mobil dari kedutaan besar. Menurut Eko pria asing itu merupakan seorang sopir kedutaan besar.
Saat Eko keluar dari taksinya, ia terkejut melihat kerusakan pada bamper depan taksinya yang cukup parah. Eko pun memarahi pria asing yang telah menabrak taksinya dengan bahasa campuran antara bahasa Indonesia dengan bahasa asing. Sementara pria asing itu justru sibuk menelpon seseorang dan kebingungan menghadapi amukan Eko. Walaupun Eko terus memarahinya, pria asing itu tidak memahami apa yang sedang diucapkan oleh Eko. Beberapa warga yang sedang melintas pun memilih untuk berhenti karena penasaran dengan keributan tersebut. Beruntung ada seorang wanita muda menghampiri Eko dan pria asing itu. Wanita muda tersebut mengetahui penyebab keributan yang sedang terjadi. Ia pun membantu menjelaskan maksud Eko kepada pria asing tersebut. Akhirnya, pria asing itu memahami apa yang dikatakan wanita muda bahwa Eko meminta pertanggungjawaban karena dirinya telah membuat taksi Eko mengalami kerusakan yang cukup parah.
Setelah beberapa saat saling berdiskusi dengan dibantu oleh wanita muda itu, mereka pun menyutujui untuk berdamai dan pria asing tersebut mengganti rugi kerusakan yang dialami Eko. Mereka pun berjabat tangan dan saling memaafkan. Mereka juga mengucapkan terima kasih kepada wanita muda yang telah membantu mereka dalam menyelesaikan permasalahan ini.
Hikmah yang dapat diambil adalah kita harus selalu berhati-hati dalam berkendara di manapun kita berada. Kita jangan sampai membahayakan diri kita sendiri dan orang lain. Selain itu, manusia sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa sudah seharusnya saling memaafkan kesalahan orang lain dan jangan mudah terpancing emosi. Tak lupa kita juga harus membantu sesama yang sedang membutuhkan bantuan karena manusia memang diciptakan untuk saling menolong.
0 Comments